Presensi Online
Agenda KegiatanInfo Kegiatan

POLITEKNIK ‘AISYIYAH PONTIANAK DI MASA PANDEMI COVID19 DAN PASCA COVID19

  1. Kebijakan Dan Langkah Strategis Kampus Menghadapi Pandemi Covid19

Wabah Covid19 yang sedang melanda penduduk dunia termasuk indonesia saat ini telah membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan masyarakat. Covid19 atau Novel Coronavirus 2 (SARS-Cov-2) merupakan jenis virus baru yang sangat menular dengan ciri utama mirip flu dan komplikasi mirip pneumonia yang dapat menyebabkan kematian. Covid19 dapat menular melalui droplet pasien ke orang sehat lainnya pada saat berbicara, batuk, atau bahkan bersin. Mengingat penularannya yang sangat tinggi penerapan social distancing dan phisical distancing menjadi salah satu rekomendasi yang dihimbau oleh World Health Organization (WHO) dan Pemerintah saat ini termasuk dalam dunia pendidikan dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi wajib dilaksanakan untuk memutus mata rantai penularan virus covid19 tersebut.

Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak merupakan salah satu perguruan tinggi milik amal usaha ‘Aisyiyah turut andil dalam pencegahan penyebaran virus covid19 ini dengan menerapkan study from home (SFH) dan work from home (WFH). Berdasarkan surat edaran direktur Nomor: 233/POLITA.PTK/A/III/2020 tentang study from home (SFH) dan work from home (WFH) resmi dilaksanakan oleh Polita Pontianak sejak tanggal 16 maret 2020 dan berdasarkan surat edaran ke-II  Nomor: 238/POLITA.PTK/A/III/2020 bahwa pelaksanaan SFH dan WFH diperpanjang sampai dengan tanggal 30 Mei 2020 sehingga proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring dari rumah. Adapun monitoring dan evaluasi selama WFH dilaksanakan langsung oleh Lembaga penjamin mutu Polita Pontianak bekerjasama dengan bagian kepegawaian untuk memantau aktifitas Dosen dan staf selama WFH yakni seluruh dosen dan staf wajib mengisi Form laporan kerja pegawai Polita dan dikirim setiap hari ke bagian kepegawaian.

Meskipun diterapkan SFH dan WFH, terkadang ada beberapa aktivitas kampus yang mengharuskan staf dan dosen untuk tetap beraktivitas dikampus misalnya pada awal April 2020 yang lalu dilaksanakannya surveilance akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ( BAN-PT) secara daring sehingga beberapa staf dan dosen serta pejabat struktural harus datang kekampus. Meskipun demikian, penerapan protokol pencegahan covid19 tetap dilaksanakan.

Adapun langkah strategis lainnya yang dilakukan institusi untuk menciptakan kelancaran proses belajar mengajar oleh dosen dan mahasiswa selama pandemi, Polita Pontianak memberikan subsidi untuk pembelian kuota internet kepada mahasiswa dan dosen. 

2. Kegiatan Pembelajaran Dan Implementasi Merdeka Belajar Di Masa Pandemi

Polita Pontianak sejatinya telah memulai pelaksanakan pembelajaran blended learning sejak september 2019 sebelum keadaan pandemi ini menyerang dunia dengan diterbitkannya surat keputusan direktur Nomor 021.a/POLITA.PTK/B/IX/2019 tentang pembelajaran daring. Sejalan dengan ditetapkannya PERMENDIKBUD nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi bahwa Perguruan tinggi harus menerapkan merdeka belajar bagi mahasiswanya yang salah satunya menerapkan metode pembelajaran yang fleksibel, menciptakan kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa tentunya tidaklah sulit dilaksanakan di kampus Polita Pontianak karena proses belajar mengajar memang telah menerapkan berbagai metode inovatif guna meningkatkan kompetensi lulusan.

Adapun kegiatan pembelajaran daring ini meskipun bukan hal yang baru bagi dosen dan mahasiswa POLITA Pontianak, akan tetapi untuk pelaksanaan perkuliahan daring secara penuh tanpa tatap muka dikelas adalah hal yang baru dan membutuhkan persiapan yang matang. untuk mendukung kegiatan pembelajaran daring dosen dan mahasiswa tersebut diterbitkanlah panduan kuliah daring Polita Pontianak tahun 2020.

Adapun monitoring dan evaluasi proses pembelajaran selama SFH dilaksanakan oleh masing-masing prodi bekerja sama dengan bagian administrasi akademik dan lembaga penjaminan mutu Polita Pontianak. untuk mengevaluasi kehadiran dosen mengajar, seluruh dosen wajib mengisi form laporan kuliah online Polita Pontianak.

Pelaksanaan proses belajar mengajar untuk program vokasi yang notabennya tidak hanya perkuliahan teori akan tetapi 60-70% nya adalah praktikum yang juga harus di alihkan secara daring ini di laksanakan oleh dosen di masing-masing prodi dengan membuat video pembelajaran praktikum sehingga dapat dipelajari oleh mahasiswa dirumah. selain membuat video pembelajaran, praktikum secara online juga dilaksanakan yakni pada skill-skill tertentu misalnya pada prodi kebidanan praktik menghitung usia kehamilan dan pengkajian data pasien, dosen dan mahasiswa dapat melakukan praktik secara online dengan memanfaatkan aplikasi zoom/google meet untuk tatap muka melaksanakan praktikum tersebut.

Pelaksanaan ujian tengah semester (UTS) teori dan ujian akhir semester (UAS) teori selama 1 tahun terakhir dilaksanakan hampir 50 % secara online. Akan tetapi sejak pandemi ini pelaksanaan UTS dan UAS teori telah 100% dialihkan secara online dengan memanfaatkan http://ujiancbt.polita.ac.id/.

Dalam rangka mendukung kegiatan pembelajaran dan implementasi merdeka belajar di masa pandemi Polita Pontianak memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa melalui berbagai kegiatan seperti:

  1. Mengikuti seminar dan pelatihan daring.
  2. Mengikuti lomba-lomba yang dilaksaakan secara daring.

3. Mengembangkan kemampuan berwirausaha melalui Toko Polita yaitu aplikasi yang dibuat oleh Polita pontianak khusus untuk mahasiswa, dosen dan karyawan yang ingin berwirausaha secara online menggunakan aplikasi tersebut.  aplikasi ini di rilis sejak januari 2020 dan sudah banyak dosen dan mahasiswa yang menjual dagangannya secara online pada aplikasi tersebut.

4.Pelaksanaan Amaliah Ramadhan online

Guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan sesuai dengan Motto Polita pontianak yakni “Terdepandan berakhlak mulia” maka kegiatan amaliah ramadhan yang biasanya dilaksanakan di kampus pun dialihkan secara daring. Adapun kegiatan yang dilaksanakan selama bulan suci ramadhan yaitu:

  • Tadarus bersama yang dilaksanakan oleh mahasiswa per prodi masing-masing dengan dipandu oleh 2 orang dosen.
  • Kajian bersama seluruh civitas akademika polita pontianak, mahasiswa dan alumni setiap hari jumat selama bulan ramadhan.
  • Lomba adzan (bagi mahasiswa laki-laki) dan tausiah (mahasiswa laki-laki dan perempuan) dengan cara mengapload video mereka ke instagram dan yang mendapat like terbanyak serta ditambah nilai dari dewan juri akan keluar menjadi juaranya.
  • One day one hadist yakni dengan membuat poster yang berisikan hadist-hadist sohih kemudian mengaploadnya ke media sosial milik polita pontianak serta ke group-group whatsapp dosen dan mahasiswa serta alumni.

Buka puasa bersama secara virtual antar dosen dan staf demi menjaga tali silaturahmi antar civitas selama WFH.

5. Praktik kebidanan komunitas secara daring

pelaksanaan praktik kebidanan komunitas di prodi DIII kebidanan yang biasanya dilaksanakan langsung ke masyarakat, rencananya akan dilaksanakan secara daring pada bulan september 2020.

6. Melakukan kegiatan sosial:

a. gerakan 1000 masker yang dilaksanakan oleh Bem Polita Pontianak yakni dengan membuka donasi bagi dosen, mahasiswa dan alumni serta masyarakat untuk berdonasi baik berupa uang yang nantinya akan dibelikan masker maupun masker langsung. Adapun masker tersebut akan dibagikan di beberapa pasar yang berada di wilayah kota pontianak karena memang pasien positif terbanyak di wilayah kalimantan barat adalah di kota pontianak serta masih banyak masyarakat yang berjualan maupun pengunjung pasar tidak menggunakan masker.

b. video dan poster edukasi tentang pencegahan penularan covid19 dan pelaksanaan SFH.

Video dan poster edukasi dibuat oleh mahasiswa dan Bem polita pontianak dimana video dan poster tersebut berisikan tentang edukasi pencegahan penularan covid19 dan motivasi selama SFH bagi mahasiswa. video dan poster yang dibuat mahasiswa di apload di media sosial agar dapat di lihat oleh masyarakat luas sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk stay at home dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam rangka mendukung kebutuhan literatur mahasiswa dan dosen selama WFH dan SFH Polita Pontianak juga menyediakan akses perpustakaan secara online. mahasiswa dan dosen dapat mengakses buku-buku serta jurnal-jurnal penelitian secara gratis dengan mengunjungi laman www.library.polita.ac.id.

Alumni politeknik ‘Aisyiyah Pontianak yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) pun turut andil dalam membantu masyarakat terdampak covid19 di Kalimantan barat yakni dengan melakukan penggalangan dana antar sesama alumni dimana hasil dari penggalangan dana tersebut digunakan untuk membeli sembako yang kemudian sembako tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid19 di Kalbar.

3. Terobosan Riset dan Inovasi yang Dihasilkan

Selama pandemic ini, masyarakat tidak disarankan untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan (puskesmas, rumah sakit, atau bahkan dokter praktek) jika gejala sakit yang dialami ringan, karena adanya kekhawatiran penyebaran dan penularan covid19 antar pasien kepada nakes dan sebaliknya. Namun, gejala Covid19 yang sangat mirip dengan flu dapat membuat masyarakat khawatir apabila tidak dapat berkunjung ke faskes untuk berkonsultasi mengenai gejala yang dialami.

Melihat adanya kebutuhan di masyarakat, untuk dapat melakukan pengecekan kesehatan secara mandiri, dosen Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak melakukan penelitian dengan membuat “Self Assessment Pemeriksaan Kesehatan” yang dapat diakses pada : http://campus.polita.ac.id/self-check-covid19/.

Melalui aplikasi self assessment ini, masyarakat yang merasa memiliki gejala Covi19 dapat langsung menganalisis gejala yang dialami secara mandiri dan mudah. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan masyarakat dapat melakukan analisis mandiri terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berkunjung ke faskes terdekat. Selain itu, dengan adanya self assessment ini, diharapkan masyarakat juga dapat lebih tenang dan tidak paranoid dalam menghadapi Covid19.

Selain pembuatan aplikasi, Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak juga berupaya membuat aplikasi lain yang dapat membantu menjawab kebutuhan masyarakat tanpa harus berkunjung ke faskes terdekat. Saat ini, sedang dikembangkan aplikasi “Virtual Midwifery berbasis aplikasi Chatbot WhatsApp” yang dapat menjawab berbagai pertanyaan seputar kesehatan ibu dan balita tanpa harus berkunjung ke faskes terdekat, termasuk diantaranya pertanyaan seputar imunisasi, gizi dan kesehatan balita. Aplikasi Chatbot WhatsApp dipilih karena ringan dan sudah terintegrasi dengan aplikasi social media WhatsApp sehingga dapat menjangkau masyarakat luas.

4. Pengabdian Kepada Masyarakat, Bergotong Royong Mengatasi Masalah

Selain inovasi dalam bidang penelitian, sebagai perguruan tinggi, Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak juga berupaya mengatasi pandemic Covid19 melalui kontribusi langsung kepada masyarakat. Pada awal Maret 2020 ketika berita pasien covid ditemukan di Kalimantan Barat, terjadi panic buying yang berakibat langkanya beberapa produk Kesehatan dan kebersihan termasuk diantaranya hand sanitizer/ handrub. Produk ini merupakan produk pembersih tangan yang umum digunakan sebagai pengganti sabun tangan. Akibat pandemic Covi19, hand sanitizer menjadi langka dan bahkan banyak ditemukan produk serupa yang ilegal. Untuk mengatasi hal tersebut, Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak membuat hand sanitizer darurat yang aman bagi masyarakat. Hand sanitizer ini dibuat berdasarkan panduan yang dikeluarkan oleh WHO dengan bahan aktif utama Etanol 96%, hydrogen peroksida, gliserol, dan akuades. Untuk konsentrasi akhir hand sanitizer produksi Politeknik Aisyiyah ini mencapai 79-81% etanol, diatas kebutuhan minimum untuk membunuh virus covid19 yaitu 70% etanol.

Hand sanitizer yang dibuat dikemas dalam botol ukuran 100-250 mL dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti: Supir angkot, ojek online, pekerja palayanan masyarakat (bank, kasir), puskesmas, klinik, dan amal usaha Muhammadiyah-Aiyisyah secara gratis. Meskipun permintaan hand sanitizer ini sangat tinggi, namun Politeknik Aisyiyah Pontianak memprioritaskan pembagian hand santizer kepada masyarakat yang paling membutuhkan, terutama yang masih bekerja di luar rumah dan tidak dapat melakukan praktek cuci tangan yang baik dan benar. Meskipun begitu, sebagai institusi Pendidikan, Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak tetap berkewajiban untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa hand sanitizer hanyalah pengganti sementara dan cuci tangan tetap menjadi solusi lebih baik dalam mencegah penyebaran covid19. Oleh sebab itu, pesan ini turut disampaikan pada sticker hand sanitizer produksi Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak. Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak juga membuat bilik disinfektan sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid19. Meskipun telah ada himbauan untuk bekerja dari rumah / Work From Home, tetapi ada beberapa jenis pekerjaan yang tetap harus memberikan layanan kepada masyarakat, salah satunya yang dilakukan oleh Klinik Kitamura, salah satu Amal Usaha Muhammadiyah-Aisyiyah. Sebagai klinik perawatan luka, Kitamura tetap membuka layanan selama masa pandemic, sehingga beresiko terpapar covid19. Dengan adanya bilik disinfektan ini, diharapkan baik staff maupun pasien yang berkunjung ke klink dalam keadaan bersih dan terbebas dari paparan covid19.

Selain itu, untuk mendukung para tenaga medis yang saat ini menjadi garda terdepan pertahanan masyarakat dalam menghadapi Covid19, Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak juga melakukan penggalangan dana untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan makanan tambahan bagi tenaga medis di berbagai rumah sakit dan puskesmas. Penggalangan dana ini dilakukan bekerjasama dengan Perwakilan Wilayah Aisyiyah (PWA). Pada tahap awal penggalangan dana, telah berhasil disalurkan makanan tambahan kepada rumah sakit rekomendasi covi19 di Kota Pontianak. Hingga saat ini penggalangan dana dan penyaluran bantuan terus dilakukan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Selain penggalangan dana, Polita Pontianak juga memberikan bantuan secara langsung berupa Multa (madu lebah Polita) untuk tenaga medis , masker untuk masyarakat dan pembagian sembako untuk masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid19.

Berdasarkan data dari dinas kesehatan Provinsi Kalimanatan Barat tanggal 19 Mei 2020, tercatat sudah ada 132 pasien terconfrmasi Covid19.  Dengan makin bertambahnya pasien positif Covid19 di kalimantan barat tersebut, dosen program studi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) Polita Pontianak turut andil membantu pemerintah yaitu bekerja sama dengan dinas kesehatan provinsi Kalimantan Barat melakukan pengabdian masyarakat tentang uji diagnostik covid19 dengan polymerase chain reaction (PCR) di Laboratorium Universitas Tanjung Pura Pontianak.

5. Pembelajaran Yang Diperoleh Dan Harapan Ke Depan

Setiap keadaan pasti ada hikmah dibaliknya. Sama halnya pada saat pandemi seperti sekarang ini, di balik banyaknya dampak negatif yang kita alami, banyak pula hikmah yang bisa kita ambil. Adapun himah/pembelajaran yang diperoleh dari keadaan pandemi saat ini bagi dunia pendidikan yaitu:

  • Bagi Dosen:
  • Lebih menyadari bahwa proses pembelajaran bisa dilaksanakan dimana saja dan kapan saja.
  • Mampu menguasai teknologi guna mendukung proses pembelajaran.
  • Mengembangkan metode pembelajaran daring yang lebih inovatif
  • Mengembangkan metode assesment pembelajaran yang ideal dan inovatif
  • Mengembangkan riset dan pengabdian masyarakat secara daring dikarenakan pembatasan sosial.
  • Lebih dekat dengan keluarga.
  • Khusus Dosen yang memiliki anak, dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak dirumah.
  • Bagi mahasiswa
  • Handphone/gadget tidak hanya digunakan untuk media sosial, bermain game atau bertukar pesan akantetapi berguna sebagai media pembelajaran yakni untuk mengakses materi pembelajaran yang diberikan dosen secara online.
  • Dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja karena materi sudah tersedia di plat form yang digunakan dosen.
  • Mahasiswa dapat lebih fokus belajar karena belajar dilaksanakan dirumah, waktu yang tersedia lebih banyak.
  • Mahasiswa dapat mengerjakan tugas lebih leluasa dan nyaman karena lokasinya tidak hanya di kampus misalnya mahasiswa di daerah pedesaan dapat mengerjakan tugas di bawah pohon rindang atau di lokasi yang mereka sukai.
  • Menambah kepedulian mahasiswa terhadap keadaan sosial yakni dengan membantu pencegahan penularan covid19 baik dengan memberi bantuan maupun hanya dengan tinggal dirumah (stay at home).
  • Lebih dekat dengan keluarga khususnya mahasiswa yang berasal dari daerah yg jauh dari kampus.
  • Bagi orang tua mahasiswa:
  • Dapat memantau secara langsung perkembangan pendidikan anak mereka dirumah.
  • Lebih dekat dengan anak mereka yang sudah memasuki usia remaja akhir.

Berdasarkan pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tanggal 2 Mei 2020 bahwa pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi dari guru, siswa dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi begitu pula dengan proses pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh Polita Pontianak saat ini, sangat dibutuhkan kerja sama dari orang tua mahasiswa untuk memantau proses pembelajaran anak-anak mereka selama dirumah agar hasil pembelajaran ini efektif dan bermanfaat untuk mahasiswa.

Seluruh upaya yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi guna memutus mata rantai penularan covid19 dengan menerapkan WFH dan SFH tentunya akan berhasil apabila seluruh masyarakat juga turut andil bersama-sama mencegah penularan virus tersebut dengan tetap dirumah (stay at home) dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Semoga apa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi khususnya Polita pontianak akan membawa dampak yang baik bagi mahasiswa sehingga kompetensi mahasiswa akan tetap tercapai selama SFH, keadaan pandemi segera berakhir dan kreatifitas dosen akan terus meningkat.

Tinggalkan Balasan

seven + 19 =